Belum Diluncurkan, Nissan Leaf Sudah Dipesan 56.000 Unit

Kompas.com - 08/03/2010, 10:35 WIB

GENEVA, KOMPAS.com — Belum resmi diluncurkan, mobil listrik Nissan Leaf sudah dipesan 56.000 unit di Amerika Serikat. Pabrikan mobil asal Jepang itu sudah pasang target ingin mendominasi pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di dunia.

Carlos Ghosn, Pimpinan Nissan-Renault, menegaskan, Leaf akan menajdi pemain utama di pasar mobil listrik tanpa saingan. Saat ini, Nissan menjadi satu-satunya merek yang belum fokus menggarap pasar mobil hibrida.

Namun, dengan Leaf, Ghosn menegaskan akan memberikan alternatif kepada konsumen yang menginginkan produk ramah lingkungan. "Kami yakin pada 2011 akan menjadi satu-satunya yang ada di pasar. Benar-benar tanpa ada persaingan secara serius karena yang lain hanya datang dengan prototype dan menjadi kompetitor. Tapi, berapa besar kapasitas yang diproduksi, itu pertanyaannya," papar Ghosn seperti dikutip Leftlinenews.com, akhir pekan lalu.

Saat ini, lanjutnya, jumlah populasi mobil listrik di AS sangat kecil. Jumlahnya saat ini 3.000 unit dari total 200 juta unit yang ada di jalan. Dalam 10 tahun mendatang, komposisi akan berubah dan jumlah EV akan meningkat hingga 10 persen dari total populasi.

Leaf merupakan produk perdana Nissan di segmen EV dan akan mulai masuk produksi massal pada 2012 mendatang. Kapasitas produksi awalnya akan mencapai 500.000 unit per tahun untuk tiga pasar utama, yakni AS, Eropa, dan Jepang. Bahkan, di AS, tercatat 56.000 calon konsumen Leaf sudah antre menunggu kehadirannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau