Fabregas cedera hamstring tak lama setelah mencetak gol pembuka saat Arsenal melibas Burnley 3-1 di kandang pada Liga Inggris, Sabtu. Ia diganti Abou Diaby setelah tampil 39 menit.
Pelatih Arsenal Arsene Wenger menyebutkan, Fabregas absen melawan Porto. ”Kami bahkan tak bisa melakukan perjudian, bisa atau tidak, dia tampil,” ungkap Wenger, Senin (8/3).
Tidak bisa dimungkiri, tanpa Fabregas, Arsenal kehilangan salah satu mesin gol dan pengumpan andal. Wenger menyebut gelandang Spanyol berusia 22 tahun itu sebagai pemain fantastis. Musim ini Fabregas mengoleksi 14 gol dan melakukan 15 assist di Liga Inggris dan mencetak tiga gol di Liga Champions.
Dalam latihan kemarin, Fabregas tidak terlihat bersama skuad Arsenal. Hal ini kian memperjelas, Wenger harus menyiapkan skema timnya tanpa Fabregas. Dalam situasi Fabregas absen, pelatih asal Perancis itu agaknya akan menurunkan Abou Diaby sebagai penggantinya.
Diaby absen pada lawatan Arsenal ke Porto pada leg pertama, 17 Februari lalu, saat Arsenal takluk 1-2. Meski belum sebagus Fabregas, gelandang Perancis itu juga lumayan tajam mengendus peluang gol. Sudah enam gol dia sumbangkan di Liga Inggris.
Selain kabar buruk soal cedera Fabregas, yang menggembirakan Wenger adalah beberapa pemain kuncinya sudah bisa tampil, seperti kiper Manuel Almunia, gelandang Andrei Arshavin, Theo Walcott, dan striker Eduardo. Kecuali Walcott, para pemain itu berhalangan karena cedera saat Arsenal kalah 1-2 di Porto.
Hadirnya Almunia membuat gawang Arsenal lebih kokoh. Dua gol kemasukan Arsenal pada leg pertama lalu lebih akibat kecerobohan kiper Lukasz Fabianski, yang waktu itu tampil. Bek Sol Campbell, pencetak gol balasan ke gawang Porto saat itu, bisa turun—mengisi posisi William Gallas yang cedera— setelah Sabtu lalu diistirahatkan.
Perbedaan krusial saat ini dibandingkan leg pertama adalah bisa tampilnya Arshavin. Pemain sayap Rusia itu sudah tidak bisa diragukan lagi kontribusinya bagi ”the Gunners”. Ditambah Walcott, serangan Arsenal tidak akan melempem meski tanpa Fabregas.
Arshavin dan Walcott menceploskan gol kemenangan Arsenal atas Burnley, Sabtu lalu. ”Theo seorang petarung dan itu bisa Anda lihat Sabtu lalu,” kata Wenger di situs Arsenal. ”Yang Anda saksikan pekan ini memperlihatkan siapa dia sebenarnya. Dia petarung yang sopan.”
Akibat kekalahan 1-2 di Porto, Arsenal harus menang minimal 1-0 untuk merebut tiket lolos ke perempat final. Selain tak boleh kecolongan gol, mereka butuh striker yang tajam mencetak gol. Eduardo bisa jadi jawaban atas mandulnya Nicklas Bendtner.
Porto tolak bertahan
Di pihak Porto, sadar kebobolan di kandang dan harus membalas saat tandang, gelandang Raul Meireles menyatakan tidak akan tampil bertahan. ”Kami tak akan bermain ultradefensif di London. Itu bukan gaya kami dan mencoba memainkan gaya itu bakal menjadi bencana buat kami,” katanya.
Porto selalu kalah dalam enam lawatan terakhir ke London. Kekalahan musim lalu 0-4 di babak grup merupakan kekalahan terbesar mereka. Sebelum itu, pada September 2006, Porto juga kalah 0-2 di kandang Arsenal.
”Arsenal tim berbahaya saat menyerang dan melepaskan bola pada mereka bakal mendatangkan kekacauan pada kami. Namun, saya optimistis dan skuad kami yakin, kami bakal lolos ke delapan besar.