LONDON, KOMPAS.com - Penyerang Chelsea, Nicolas Anelka, membuka negosiasi perpanjangan kontrak untuk dua musim. Daily Mirror memprediksi, Anelka tak akan mendapat bayaran lebih lebih tinggi dari yang diterimanya sekarang, yaitu 70.000 poundsterling atau sekitar Rp 958 juta per pekan.
Kontrak Anelka habis akhir musim ini. Anelka sendiri sudah mengharapkan mendapatkan kontrak baru sejak dua bulan silam. Namun, Chelsea terus menunda pembicaraan.
Selama masa dua bulan itu, Anelka mendapat sejumlah tawaran dari klub di luar Inggris. Hal inilah yang menggugah Chelsea membuka negosiasi perpanjangan masa kerja.
Selain dengan Anelka, Chelsea juga sedang bermasalah dengan kontrak Joe Cole. Kontrak Cole juga akan habis akhir musim ini. Chelsea sudah menawarkan kontrak baru, namun Cole masih keberatan.
Menurut pemberitaan di Inggris, Cole belum menerima proposal Chelsea karena cuma ditawari perpanjang satu tahun, dengan opsi penambahan satu tahun. Selain itu, Chelsea juga menolak memenuhi permintaan gaji Cole sebesar 100.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,3 miliar per pekan. Mereka cuma berkenan memberikan gaji 80.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,1 miliar per pekan.
Pelitnya Chelsea memberikan gaji tinggi kepada pemain tak lepas dari rencana UEFA mendiskualifikasi tim-tim yang merugi dan terjerat utang dari Liga Champions. Chelsea adalah salah satu tim yang kerap merugi dan kebetulan, penyebabnya adalah beban gaji pemain. (MIR)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang