Anelka Dua Tahun Lagi di Chelsea

Kompas.com - 10/03/2010, 22:07 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Penyerang Chelsea, Nicolas Anelka, membuka negosiasi perpanjangan kontrak untuk dua musim. Daily Mirror memprediksi, Anelka tak akan mendapat bayaran lebih lebih tinggi dari yang diterimanya sekarang, yaitu 70.000 poundsterling atau sekitar Rp 958 juta per pekan.

Kontrak Anelka habis akhir musim ini. Anelka sendiri sudah mengharapkan mendapatkan kontrak baru sejak dua bulan silam. Namun, Chelsea terus menunda pembicaraan.

Selama masa dua bulan itu, Anelka mendapat sejumlah tawaran dari klub di luar Inggris. Hal inilah yang menggugah Chelsea membuka negosiasi perpanjangan masa kerja.

Selain dengan Anelka, Chelsea juga sedang bermasalah dengan kontrak Joe Cole. Kontrak Cole juga akan habis akhir musim ini. Chelsea sudah menawarkan kontrak baru, namun Cole masih keberatan.

Menurut pemberitaan di Inggris, Cole belum menerima proposal Chelsea karena cuma ditawari perpanjang satu tahun, dengan opsi penambahan satu tahun. Selain itu, Chelsea juga menolak memenuhi permintaan gaji Cole sebesar 100.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,3 miliar per pekan. Mereka cuma berkenan memberikan gaji 80.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,1 miliar per pekan.

Pelitnya Chelsea memberikan gaji tinggi kepada pemain tak lepas dari rencana UEFA mendiskualifikasi tim-tim yang merugi dan terjerat utang dari Liga Champions. Chelsea adalah salah satu tim yang kerap merugi dan kebetulan, penyebabnya adalah beban gaji pemain. (MIR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau