Geely Gelontorkan Dana Rp12,8T untuk Volvo

Kompas.com - 12/03/2010, 09:27 WIB

GOTHENBURG, KOMPAS.com - Langkah bisnis produsen mobil asal China, Zhejiang Geely Holding Group Co mengakuisisi Volvo masih perlu tenaga ekstra. Setelah berhasil memiliki merek asal Swedia itu, Geely harus mengucurkan dana investasi segar senilai US$ 1,4 miliar (sekitar Rp12,8 triliun) untuk restrukturisasi.

Glenn Magnusson, General Manager Volvo Pusat mengatakan, dana tersebut akan menjadi nominal minimum yang harus dikeluarkan untuk mengembangkan sistem keuangan, pemasaran, produksi, dan distribusi untuk tahun depan.

Sebelum memikirkan dana investasi, Geely harus menandatangani perjanjian akuisisi Volvo senilai US$2 miliar akhir bulan ini. Pihak Volvo menyatakan, akan menerima kehadiran Geely selama bersedia menyediakan dana operasional yang diperlukan.

"Kami masih ingin mereka menjunjukkan seberapa besar kemampuan finansialnya. Sampai saat ini belum terlihat apa-apa dan kami belum puas," ujar Magnusson, seperti dilansir Bloomberg (11/3/2010).

Anders Fogel, dari Brunswick Group sebagai salah satu mitra usaha sekaligus juru bicara Geely mengatakan, seluruh kegiatan akuisisi berlangsung sesuai rencana dan kedua produsen tetap pada target semula dengan keputusan pada akhir Maret ini.

Pihak Ford, ujar juru bicaranya Mark Truby mengatakan, pihaknya masih menentukan keputusan akhir kuartal pertama tahun ini dan melengkapi kesepakatan penjualan Volvo di kuartal kedua tahun ini.

Diketahui, Geely mulai menjajaki akuisisi Volvo sebagai salah satu merek milik Ford yang bangkrut dari pertengahan 2009. Hingga kini, proses negosiasi kedua pihak masih berlangsung dan ditargetkan menemui keputusan tahun ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau