JAKARTA, KOMPAS.com - Agrinex Internasional Expo 2010 yang digelar selama tiga hari sejak 12 - 14 Maret 2010 tidak menargetkan omzet dari penjualan produk pertanian baik hortikultura, perkebunan, peternakan, maupun tanaman pangan Pameran produk pertanian yan g diikuti lebih dari 500 peserta itu diadakan untuk mendongkrak citra pertanian Indonesia.
Menurut Ketua Penyelenggara Agrinex Internasional Expo 2010 Rifda Ammarina, Jumat (12/3/2010) di Jakarta, pameran pertanian ini diharapkan bisa memutarbalikkan pemahaman masyarakat dan negara lain terhadap produk pertanian Indonesia.
Selama ini negara lain selalu melihat Indonesia sebagai pasar potensial produk pertanian. Mereka melakukan berbagai upaya untuk bisa menembus pasar pertanian Indonesia.
"Melalui pameran ini kita ingin negara lain juga tahu keanekaragaman produk pertanian Indonesia sehingga mereka berubah pikiran dan mau menanamkan modal di Indonesia," katanya.
Karena itu pameran dirancang untuk tidak menjual produk pertanian tetapi sebagai wadah para pelaku usaha memamerkan produknya agar citra pertanian Indonesia terdongkrak. Meski transaksi tidak dilarang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang