Hiddink Tetap Latih Tim Rusia

Kompas.com - 14/03/2010, 03:28 WIB

Amsterdam, Sabtu - Pantai Gading harus berburu pelatih lagi. Setelah dikabarkan berhasil mengontrak Guus Hiddink menjadi pelatih tim nasional mereka, negeri Afrika itu mendapati kabar terbaru yang menyebutkan, Hiddink memilih bertahan sebagai pelatih timnas Rusia.

Pantai Gading lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Tim sepak bola mereka bergabung dalam Grup G, bersama unggulan Brasil, Portugal, dan Korea Utara.

Vahid Halilhodzic dipecat sebagai pelatih tim Pantai Gading, akhir bulan lalu. Negara ini pun segera sibuk memburu pelatih guna menemani striker Didier Drogba dan kawan-kawan menjalani persiapan Piala Dunia 2010, Juni nanti. Selain Hiddink, pelatih yang telah didekati Pantai Gading adalah Sven-Goran Eriksson dan Philippe Troussier.

Komitmen

Dalam kolomnya di harian Belanda, De Telegraaf, Sabtu (13/3), Hiddink menulis, melatih Pantai Gading untuk sementara waktu akan mengganggu komitmennya mengasuh tim Turki beberapa bulan lagi serta merusak komitmennya menukangi Rusia sekarang ini.

Hiddink yang lahir di Varsseveld, Belanda, saat ini masih terikat kontrak mengasuh tim Rusia. Kontraknya baru berakhir pada 30 Juni 2010.

Lantas, pada 1 Agustus 2010 ia terikat dengan tugas baru, menukangi tim nasional Turki. Kesediaan melatih negara itu disampaikan Hiddink dalam pertemuannya dengan pemimpin federasi sepak bola Turki, Mahmut Özgener, pertengahan bulan lalu.

”Kalau dulu saya menandatangani kontrak dengan Pantai Gading, saya tentu bakal mengabaikan pertandingan-pertandingan persahabatan yang akan dijalani Turki,” ujar Hiddink, merujuk pada laga persahabatan melawan Irlandia, Ceko, dan Amerika Serikat, yang akan dijalani Turki.

Hiddink adalah pelatih bertangan dingin. Prestasi emasnya, antara lain mengantar Korea Selatan menempati posisi keempat Piala Dunia 2002 dan Belanda masuk semifinal Piala Dunia 1998. Ia pernah melatih Chelsea dan PSV Eindhoven. (ap/ato)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau