Rooney Masih Cetek

Kompas.com - 14/03/2010, 06:02 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Penyerang Manchester United, Wayne Rooney, mengaku enggan disebut pemain terbaik meski telah mencetak 30 gol di semua kompetisi. Menurut dia, sebagai pemain, Rooney masih butuh belajar untuk  mencapai julukan tersebut.

Rooney terus menjadi buah bibir di Inggris. Baru-baru ini, ia menjadi pusat perhatian karena berhasil membawa timnya menyingkirkan AC Milan dari ajang Liga Champions dengan agregat (7-2). Hebatnya, mantan penyerang Everton itu menyumbangkan empat gol dari tujuh gol yang dikemas "Setan Merah".  

Tambahan empat gol tersebut melengkapi 30 gol yang dikemasnya di semua kompetisi. Rooney dinilai mampu memecahkan rekor 42 gol MU, milik Cristiano Ronaldo yang kini bermain bersama Real Madrid. Bahkan, ia menjadi penyerang tersubur di Premier League dengan menorehkan 23 gol. Publik pun tak segan menggadang-gadang Rooney sebagai salah satu penyerang yang terhebat saat ini.

"Aku masih harus belajar dan mengembangkannya lagi beberapa tahun ke depan. Akan menjadi hal yang indah apabila membicarakan sesuatu yang hebat pada akhir karierku. Namun, saat ini, aku belum melihat diriku sudah hebat," ujarnya. 

"Aku baru enam tahun di MU. Anda butuh beberapa tahun lagi sebelum Anda bisa mengatakan hal itu," ungkapnya. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau