Enceng Sering Gunakan Laptop di Rumah Kontrakan

Kompas.com - 14/03/2010, 20:03 WIB

NAGREG, KOMPAS.com - Di sebuah ujung gang yang terhubung dengan jalan Desa Ciaro, tepatnya di depan areal pesawahan terletaklah sebuah bangunan rumah seluas 100 meter persegi. Rumah yang terletak di RT 01/05 Desa Ciaro itu, oleh pemiliknya Anwar Sanusi alias Away (45) dibagi menjadi tiga petak rumah kontrakan.

Satu petak rumah yang terletak paling kiri memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi adalah rumah yang pernah dikontrak Enceng bersama istri kedua serta tiga orang anaknya.

Areal pesawahan seluas dua hektar yang membentang di depan rumah petak tersebut menjadi pembatas langsung antara Desa Ciaro dan jalan raya provinsi yang menghubungkan Nagreg-Tasikmalaya- Ciamis. "Arus listrik yang mengalir di rumah ini hanya 450 watt. Ketika masih digunakan bersama orangtua saya dan Enceng nyaris setiap malam sering korsleting karena dayanya tak kuat. Ummi istri Enceng pernah mengatakan bahwa suaminya sedang menggunakan komputer kecil," ujar Away, Minggu (14/3/2010).

Anehnya, kata dia, Enceng tak memiliki peralatan elektronik lainnya seperti televisi ataupun Radio. Dikatakan, suatu ketika Away pernah berkunjung ke kediaman Enceng, namun gelagatnya menunjukan seolah tak ingin lama-lama dikunjungi.

Away juga menduga, dengan memilih mendiami tempat tinggalnya walau hanya sekitar enam bulan terlihat Enceng sangat menutup diri. "Kalau sekarang saya amati dan pikirkan, bisa saja ia menggunakan rumah saya agar tak mudah terdeteksi banyak orang. Dan lebih mudah untuk ke jalan raya," tuturnya.

Sebelum mengontrak rumah Away, Enceng pernah tinggal mengontrak di sebuah rumah warga di desa yang sama. Mungkin, lanjut Away, karena letaknya yang sangat berdekatan dengan rumah warga akhirnya Enceng memilih tinggal di rumah petak miliknya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau