INDIAN WELLS, Kompas.com - Mantan juara dan peringkat ke-10 Maria Sharapova dari Rusia kandas lebih awal di turnamen tenis WTA Indian Wells. Petenis cantik ini dipecundangi pemain China Zheng Jie dalam pertandingan maraton 6-3, 2-6, 6-3.
Ketika Sharapova membenahi kopernya lebih awal, rekan senegaranya unggulan keempat Elena Dementieva menikmati laju permainannya. Dia dengan mudah mengalahkan Kirsten Flipkens dari Belgia 6-4, 6-2 pada laga putaran ketiga.
Zheng, petenis mengejutkan ketika maju ke semifinal Austarlia Teruka, Januari, mematikan tiga kali bola Sharapova pada set terakhir, sebelum mengunci kemenangan dalam pertandingan hampir tiga jam. Forehand yang menghunjam ke garis lapangan lawan, memastikan dirinya lolos.
Pemain China berusia 25 tahun dan unggulan ke-18 itu mengangkat tinjunya ke udara setelah memastikan diri maju ke putaran keempat. Dia akan melawan petenis wildcard dari Australia, Alicia Molik, yang menang 6-0, 6-2 atas petenis kualifikasi dari Inggris, Elena Baltacha.
"Permainan amat keras," ungkap Zheng sambil tersenyum. "Pertandingan amat bagus terutama pada set terakhir. Saya kandas 2-3 tetapi saya bangkit lagi dengan angka 6-3. Tidak mudah melakukannya dan saya amat lelah."
"Dia bermain amat kuat... tetapi saya mencoba melayaninya dan memukul bola ke arah badannya, karena jangkauan tangannya panjang. Kalau saya melancarkan servis lebar maka mudah baginya. Servis saya selalu tertuju ke badannya," katanya.
Zheng mematikan servis lawannya mantan peringkat pertama dunia itu tiga kali ketika memenangi set pertama. Tetapi juara 2006 itu melayaninya dengan baik pada set kedua pada laga satu jam delapan menit, sehingga angka menjadi sama.
Servis pertama keduanya sama-sama mati pada set ketiga sebelum Sharapova kelihatannya menguasai permainan saat ia kembali mematikan servis pemain China itu dan memaksanya bermain base line untuk memimpin 3-1.
Perawatan medis
Setelah meminta istirahat guna mendapat perawatan medis pada siku sebelah kanan, Sharapova gagal dalam dua game berikutnya. Alhasil, Zheng bisa menang.
Sharapova, yang peringkatnya merosot ke urutan ke-21 WTA di Memphis bulan lalu, melakukan 62 kesalahan pada putaran ketiga dibanding dengan 40 yang dilakukan Zheng.
"Saya biasanya bermain bagus dan kali ini tidak dapat mempertahankan irama permainan," kata petenis Rusia berusia 22 tahun itu. "Pemainan saya amat tidak konsisten.
"Ia seperti mesin bola, setiap bola saya dikembalikan dengan baik dan cepat. Saya harus meningkatkan permainan saya agar mendapatkan hasil yang lebih bagus. Saya harus bekerja lebih keras untuk mengatasi servisnya," katanya.
Ketika ditanya bagaimana masalah di siku tangannya pada set terakhir itu, Sharapova menjawab, "Tentu saja mempengaruhi permainan saya, baik ketika memukul apalagi saat memblok permainannya."
Sebelumnya, unggulan kelima dari Polandia, Agnieszka Radwanska, menghabisi unggulan ke-31 dari Argentin Gisela Dulko 6-1, 6-0 dan unggulan ke-11 dari Perancis Marion Bartoli menang atas petenis Amerika Jill Craybas dengan angka 6-2, 6-0.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang