INDIAN WELLS, Kompas.com - Petenis cantik Rusia, Maria Sharapova mengaku belum mendapatkan kunci yang tepat untuk kembali bersaing di papan atas tenis dunia.
Namun Sharapova yang pernah menemapti peringkat satu dunia ini mengaku masih terus mencari. "Ini memang belum terpecahkan," kata Sharapova, Minggu. Ia disingkirkan oleh petenis China, Zheng Jie 4-6 2-6 di babak ketiga turnamen lapangan keras Indian Wells.
"Kita hanya bisa terus bekerja, berlatih dan bertanding. Semuenya merupakan kombinasi untuk membuat kita ecra fisik dan mental sekmakinn kuat."
Zheng, petenis mengejutkan ketika maju ke putaran semifinal Austarlia Teruka, Januari, mematikan tiga kali bola Sharapova pada set terakhir, sebelum mengunci kemenangan dalam pertandingan hampir tiga jam dengan melancarkan pukulan forehand yang menghunjam ke garis lapangan lawan.
Pemain China berusia 25 tahun dan unggulan ke-18 itu mengangkat tinjunya ke udara setelah memastikan diri maju ke putaran keempat melawan petenis "wildcard" dari Australia Alicia Molik 6-0 6-2, yang menang atas petenis kualifikasi dari Inggris, Elena Baltacha.
"Permainan amat keras," Zheng tersenyum kepada wartawan, "Pertandingan amat bagus terutama pada set terakhir. Saya kandas 2-3 tetapi saya bangkit lagi dengan angka 6-3. Tidak mudah melakukannya dan saya amat lelah."
"Dia bermain amat kuat...tetapi saya mencoba melayaninya dan memukul bola ke arah badannya, karena jangkauan tangannya panjang. Kalau saya melancarkan servis lebar maka mudah baginya. Servis saya selalu tertuju ke badannya," katanya.
Zheng mematikan servis lawannya mantan peringkat pertama dunia itu tiga kali ketika memenangi set pertama, tetapi juara 2006 itu melayaninya dengan baik pada set kedua pada laga satu jam delapan menit, sehingga angka menjadi sama.
Servis pertama keduanya sama-sama mati pada set ketiga sebelum Sharapova kelihatannya menguasai permainan saat ia kembali mematikan servis pemain China itu dan memaksanya bermain base line untuk memimpin 3-1.