Kok Patung Obama Beda sama Aslinya?

Kompas.com - 15/03/2010, 15:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Entah siapa yang benar mengenai hal ini. Seorang mantan teman sekelas sekaligus tetangga Presiden Amerika Serikat Barack Obama semasa di Indonesia, Sonni Gondhokusumo, mengatakan bahwa patung Barry yang kini diletakkan di depan sekolah SDN 01 Besuki, Menteng, berbeda dengan aslinya.

"Barry yang dulu gendut dan rambutnya keriting," ujar Sonni seusai menghadiri peluncuran novel Obama Anak Menteng, Senin (15/3/2010) di SDN 01 Besuki, Menteng, Jakarta. Sebagai gambaran, Obama di patung yang pernah menghuni Taman Menteng tersebut bertubuh kurus dan berkepala botak. Bertubuh kurus, sambungnya, bertentangan dengan kondisi mantan Senator Illinois itu waktu kecil.

Mantan teman satu meja Obama, Citra, sebagaimana diceritakan kembali oleh Sonni, mengatakan bahwa Obama kecil selalu bermandi peluh setelah berolahraga karena postur tubuhnya yang gemuk. Sonni sendiri memiliki kesan baik terhadap Obama. "Dia itu lucu. Bisa dibilang enggak suka marah. Sukanya lari-larian dan main sepak bola," ujar Sonni.

Dia juga teringat ketika Obama kecil ikut-ikutan shalat di bangsal sekolah negeri tersebut. Sarung Obama kerap merosot ketika hendak mengikuti shalat. Sonni pun berharap Obama dapat berkunjung ke SDN 01 Besuki dan menemui teman-teman lamanya. Dia mengatakan, teman-teman sekelas Obama hingga saat ini belum menyiapkan kejutan khusus. "Kami paling hanya memberi kenang-kenangan foto saja," ujar Sonni.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau