JAKARTA, KOMPAS.com - Dua hari beroperasi normal, Warung Internet (Warnet) Multiplus di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, mulai dikunjungi beberapa pelanggan.
Lokasi gembong teroris Dulmatin ditembak mati oleh pasukan Densus 88 itu dibuka untuk umum sejak Senin (15/3/2010). Namun sejak dibuka pelanggan yang datang justru agak turun dibandingkan sebelum kejadian penggerebekan teroris dilakukan ditempat tersebut pekan lalu.
"Yah agak turun. Kan baru buka Senin. Mungkin besok-besok baru ramai," kata Hamdan salah seorang karyawan Multiplus tersebut.
Meski demikian dia mengatakan warnet tersebut jadi terkenal. Selain pelanggan, ada juga warga yang sengaja masuk hanya sekadar ingin melihat dari dekat tempat duduk dimana Dulmatin ditembak.
Seperti diketahui, Dulmatin ditembak di lantai 2 warnet tersebut saat sedang mengoperasikan komputer di meja nomor 9. "Komputer yang dipakai (Dulmatin) sudah diganti," kata Hamdan.
Bekas penembakan Dulmatin di warnet tersebut juga sudah tak tampak lagi seperti bercak darah dan sebagainya. "Kami gotong-royong membersihkannya, " kata Hamdan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang