BANGKOK, KOMPAS.com - Demonstran kelompok baju merah di Thailand yang melakukan unjukrasa di Bangkok mulai mengumpulkan darah mereka sendiri Selasa (16/3/2010), untuk dialirkan di pintu masuk ke kantor pemerintah jika tuntutan mereka akan pemilihan cepat tidak dipenuhi.
Ratusan Baju Merah, yang mendukung bekas perdana menteri Thaksin Sinawatra yang buron, mengantri di ibukota untuk memberikan sejumlah kecil darah mereka dalam tindakan tidak biasa untuk menunjukkan keteguhan hati mereka.
"Hari ini kami mengalirkan darah kami, bukan untuk tindakan donor tapi untuk menunjukkan kebersamaan. Kami sedang berjuang," kata seorang pemimpin demo Nattawut Saikur, yang menyatakan proses itu secara medis aman.
Seorang demonstran senior baju merah menyatakan darah itu akan dialirkan di pintu masuk kantor Government House di dekat perempatan yang bersejarah di Bangkok pada pukul 18:00 waktu setempat (pukul 18:00 WIB) jika Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva terus menolak tuntutan mereka untuk membubarkan parlemen.
"Jika Abhisit masih keras kepala, meskipun ia tidak memiliki darah di tangannya, kakinya akan sangat berdarah dengan kutukan kami," Natawut menambahkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang