Karzai Obama Bahas Perdamaian Afghanistan

Kompas.com - 16/03/2010, 19:38 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, membahas prospek perdamaian Afghanistan dengan Taliban dalam percakapan video phone dengan Presiden AS, Barack Obama, demikian dikatakan kantor Karzai Selasa (16/3/2010).

Obama jarang berbivara dengan Karzai daripada, George W. Bush, dan belum mengunjungi Afghanistan sejak terpilih menjadi presiden AS pada 2008.

"Dalam pembicaraan video, Karzai memperlihatkan kepada Obama gambar mengenai upaya-upaya Afghanistan terhadap peningkatan perdamaian dan rekonsiliasi nasional, yang disambut presiden Amerika," kata pernyataan itu.

Karzai telah meluncurkan upaya penting tahun ini untuk mencapai rekonsiliasi dengan Taliban, yang telah bangkit kembali lebih dari delapan tahun sejak mereka ditumbangkan oleh milisi Afghanistan didukung AS.

Washington sejauh ini mendukung upaya-upaya Afghanistan untuk menarik anggota Taliban dari kelompok rendah hingga sedang, guna meletakkan senjata.

Obama memerintahkan pengiriman 30.000 tentara tambahan ke Afghanistan pada Desember depan, dalam rangka mengatasi gelombang perang.

Hingga akhir tahun, jumlah tentara AS di Afghanistan akan berlipat tiga dibanding saat Obama mengambil alih pemerintahan, menjadi 100.000, sepanjang ada penambahan sekitar 40.000 dari negara-negara NATO lainnya.

Obama berikrar akan mulai menarik secara perlahan prajuritnya dari Afghanistan pada pertengahan 2011, dengan penetapan bahwa tahun depan adalah tahap yang menentukan bagi perang.

Pernyataan dari kantor Karzai mengatakan, kedua pemimpin menegaskan bahwa Afghanistan dan masyarakat internasional harus terus bersikap bersatu di dalam menghadapi perundingan itu.

Karzai juga mengatakan, Afghanistan tak ingin wilayah mereka akan digunakan untuk perang antar negara lain, satu pernyataan yang bisa merujuk pada ketegangan-ketegangan antara Pakistan dan India, atau antara AS dan Iran.

Berbagai topik lain yang mereka bahas termasuk kerjasama regional, penguatan pasukan keamanan Afghanistan, tindakan-tindakan anti-korupsi di Afghanistan, dan pelaksanaan pemilihan legislatif yang terbuka, September depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau