Edan, 13 Bocah Dimesumi Tukang Parkir

Kompas.com - 16/03/2010, 21:37 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Sebanyak 13 anak warga RT 03/RW 20, Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, diduga menjadi korban kekerasan seksual.

Salah seorang ibu korban, Ira ketika ditemui di Polres Depok, Selasa (16/3/2010) mengatakan, anaknya pernah mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh terduga pelaku, Yohanes.

"Anak saya sering main kekontrakan Yohanes, dan pintunya selalu tertutup," katanya.

Perbuatan amoral yang dilakukan Yohanes terhadap belasan bocah warga Kampung Lio tersebut, terungkap setelah seorang anak bercerita kepada orangtuanya.

Lebih lanjut Ira mengatakan, anaknya DM saat ini baru berusia tujuh tahun, dan telah mengalami peristiwa itu sebanyak tiga kali.

Ia khawatir anaknya mengalami gangguan psikologis, akibat kejadian tersebut.

Ira berharap aparat kepolisian harus dapat menghukum si pelaku dengan hukuman seberat-beratnya, sesuai dengan perbuatannya.

Menurut Ira, Yohannes menetap di RT 03/RW 20 belum lama. Warga sama sekali tidak terlalu mengenal sosok pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang parkir mini market di Depok.

"Dia jarang bergaul sehingga warga tidak mengenalnya. Sosoknya sangat tertutup, kita nggak kenal," katanya.

Ketua RT 03 Syamsudin mengatakan, ia telah melaporkan kasus ini ke Polsek Pancoran Mas. "Ini untuk menghindari amuk massa," katanya.

Ia mengatakan, kasus tersebut ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Depok. "Anak yang menjadi korban juga tengah menjalani visum di RS Polri Kramat Jati," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Depok AKBP Ahmad Subarkah mengaku belum bisa memberikan keterangan atas kasus ini karena pelaku masih menjalani pemeriksaan.

"Kita masih periksa yang diduga sebagai pelaku kekerasan seksual," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau