Robert Tantular dan Linda Tersangka Kasus LC Fiktif

Kompas.com - 17/03/2010, 14:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Radja Erizman mengatakan, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus letter of credit di Bank Century merupakan pejabat Bank Century. Dua orang itu adalah pemilik Bank Century, Robert Tantular, dan Kepala Cabang Senayan, Linda Wangsa Dinata.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Staf Presiden Bidang Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief, melaporkan anggota DPR dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera, M. Misbakhun, ke polisi dengan tuduhan memiliki LC fiktif senilai 22,5 juta dolar AS lewat perusahaan miliknya yakni PT Selalang Prima Internasional (PT SPI).

Pihaknya, kata Radja, selanjutnya akan memeriksa dari pihak PT SPI, salah satunya Misbakhun. Namun, untuk memanggil anggota DPR, kepolisian harus mengajukan surat permohonan pemanggilan kepada Presiden. "Dan mendapat surat izin dari Presiden," ucap dia di Mabes Polri, Rabu ( 17/3/2010 ).

Radja menjelaskan, PT SPI tidak pernah melakukan impor sesuai dengan LC yang diajukan ke Bank Century. Untuk mendapatkan persetujuan LC itu, PT SPI harus menjaminkan 20 persen dari nilai LC ke Bank Century atau sekitar 4,5 juta dollar AS.

Namun, jelas Radja, penjamin LC itu bukan PT SPI tetapi orang dekat Robert Tantular. "Memang (penjamin) tidak harus dari perusahaan itu (PT SPI). Tapi masalahnya, pada kenyataannya impor itu tidak ada," papar dia.

Robert Tantular telah divonis bersalah dengan hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 50 miliar. Dia melanggar pasal 50 UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau