Helmy Yahya: Bikin Anak, Semenit Juga Jadi

Kompas.com - 17/03/2010, 14:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekalipun sibuk dengan aktivitasnya dalam industri hiburan dan partai, apalagi kalau kelak terpilih sebagai Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Helmy Yahya tetap yakin bahwa programnya untuk memperoleh anak dari istrinya yang sekarang, Febriyani Sofjan, tak akan terganggu.    

Pembawa acara dan pengusaha rumah produksi acara televisi ini mengatakan, ia dan Febri tetap memiliki waktu untuk bertemu dan berhubungan intim dalam rangka mempunyai anak. "Kalau masalah itu, ketemu semenit juga sudah jadi. Jadi, enggak perlu ketemu lama-lama. Jadi, enggak masalah. Semenit aja juga jadi," tutur ayah empat anak ini dengan canda.

Sibuk bekerja, Helmy mengaku mendapat dukungan dari Febri dan anak-anak Helmy dari perkawinan pertamanya yang kandas. "Keluarga sangat mendukung pekerjaan saya. Istri saya menyerahkan yang terbaik buat saya. Dia bilang, setiap doanya pas waktu shalat, yang mana yang terbaik buat suaminya, itu yang dia dukung. Itulah yang membuat saya lepas," ucapnya.

Sebaliknya, Helmy juga tak membatasi karier Febri. "Saya tidak pernah menyuruh dia untuk berhenti bekerja. Kami semua harus berkarier," ujarnya. (C9-09)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau