Menjelang Obama Datang, Freeport Kucurkan Beasiswa Rp 9 Miliar untuk Pelajar Papua

Kompas.com - 17/03/2010, 17:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Freeport Indonesia meneken perjanjian lima tahun senilai 1 juta dollar AS atau sekitar Rp 9 miliar dengan American-Indonesian Exchange Foundation atau AMINEF untuk membiayai beasiswa bagi pelajar Papua ke perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Nota kesepahaman itu diteken Direktur Eksekutif AMINEF Michael McCoy dan Direktur Eksekutif /Wakil Presiden Freeport Indonesia Sinta Sirait. Duta Besar AS Cameron Hume dan Wakil Menteri Pendidikan Fasli Jalal menyaksikan hal itu di Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, Rabu (17/3/2010).

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dalam siaran persnya ke Kompas.com menyebutkan, Hume menyambut baik upaya pemberian peluang kepada kalangan muda Papua untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi itu.

“Terkait menjelang kunjungan Presiden Obama, dukungan dari PT Freeport Indonesia ini membuka peluang bagi warga Papua yang berbakat untuk mengenyam pendidikan tinggi di berbagai universitas dan perguruan tinggi di AS, serta meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan kemampuan praktis lainnya,” kata Hume.

Hume juga berharap, para penerima beasiswa akan kembali ke Papua untuk memberikan sumbangan nyata bagi pembangunan komunitasnya dan Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau