Korban Jatuh dari Apartemen Mediterania Bernama Cherly C Bella

Kompas.com - 17/03/2010, 19:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Korban tewas akibat jatuh dari gedung bertingkat kembali terjadi, Rabu (17/3/2010). Korban yang jatuh dari Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat, itu belakangan diketahui bernama Cherly Chirta Bella. Jenazahnya saat ini sudah berada di ruang jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Dari data jenazah, korban diketahui baru berusia 21 tahun kelahiran tahun 1989.

Cherly diketahui jatuh dari lantai 24 Apartemen Mediterania, Tanjung Duren. Belum diketahui dengan pasti penyebab jatuhnya gadis ini apakah bunuh diri atau terjatuh.

Salah seorang tante Cherly yang mendatangi Ruang Jenazah RSCM masih enggan berkomentar terkait kejadian yang menimpa keponakannya ini.

Kepada salah satu petugas di Ruang Jenazah, Tati sempat mengatakan agar jenazah Cherly tidak usah divisum. Ia mengatakan, keluarga ingin membawanya ke rumah duka Sumber Waras.

Kanit Reskrim Tanjung Duren Iptu Jauhari Bule saat dikonfirmasi Kompas.com menegaskan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihak keluarga Cherly, yakni ibunya dan dua orang saudaranya, tengah dimintai keterangan di Mapolsek Tanjung Duren.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau