JAKARTA, KOMPAS.com - Saham-saham AS membukukan kenaikan moderat pada Rabu (17/3/2010) waktu setempat, setelah laporan inflasi yang rendah mengurangi kekhawatiran kenaikan suku bunga, sehari setelah Federal Reserve mengeluarkan prospek ekonomi yang sedikit lebih baik.
Dow Jones Industrial Average naik 47,69 poin (0,45 persen) menjadi 10.733,67 pada penutupan pasar, menandai kenaikan ketujuh sesi beruntun yang menempatkan indeks blue-chip tertinggi dalam lebih dari 17 bulan.
Indeks komposit Nasdaq naik 11,06 poin (0,47 persen) menjadi 2.389,07 sementara pasar lebih luas indeks Standard & Poor’s 500 menambahkan 6,75 poin (0,58 persen) menjadi 1.166,21.
Nasdaq dan S & P telah mencapai serangkaian tertinggi tahun ini dalam beberapa hari terakhir, mereka masing-masing kembali ke tingkat terakhir terlihat pada Agustus dan September 2008.
"Bullish (bergairah) hari ini, karena blue chip memperpanjang kenaikan beruntun terpanjang mereka sejak Agustus 2009," kata Andrea Kramer dari Schaeffer’s Investment Research di tengah perayaan St Patrick’s Day.
"Keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan tingkat suku bunga di rekor terendah terus menyalakan pembelian," ia menambahkan, mencatat laporan inflasi yang jinak telah menambahkan "bensin ke dalam api."
Harga produsen AS secara tak terduga turun tajam pada Februari, mengakhiri kenaikan empat bulan, dengan penurunan dipimpin oleh penurunan harga barang terkait energi, kata Departemen Tenaga Kerja.
Pada Selasa, The Fed berjanji untuk menjaga tingkat suku bunga mendekati nol "untuk periode panjang" di tengah inflasi jinak dan pengangguran yang tinggi dan rapuhnya pemulihan dari resesi parah yang dimulai pada Desember 2007.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang