Anak Mengenal Alkohol Melalui Facebook

Kompas.com - 18/03/2010, 08:37 WIB

KOMPAS.com — Kasus kejahatan melalui internet semakin marak dan berkembang ke berbagai bisnis ilegal, termasuk jual-beli alkohol. Jika di Indonesia kasus yang terjadi adalah trafficking, penipuan, fitnah, dan penculikan, di Inggris Facebook disalahgunakan sebagai sarana jual-beli minuman keras.

Richard Wright (28) dari Carlton di Nottinghamshire, Inggris, memalsukan identitasnya menjadi Booze Monkeys di situs jejaring sosial sejak 2008. Kepolisian setempat menemukan bahwa pria ini menjual alkohol kepada anak di bawah umur melalui internet.

Identitas pelaku tertera jelas di akun Facebook-nya. Hal ini memudahkan sasaran pasar untuk menghubunginya kapan pun. Modusnya adalah anak usia belasan memesan alkohol melalui Facebook dan pelaku mengantarkannya langsung. Bahkan tertulis, "Bir akan diantarkan langsung ke rumah Anda setiap Jumat dan Sabtu mulai pukul 23.00 hingga 04.00".

Kabar baiknya, pelaku tertangkap 13 Februari lalu dengan bantuan remaja usia 15 tahun yang pura-pura memesan sebotol vodka dan dua krat bir.

Pelaku dikenai tuntutan hukum karena menjual alkohol kepada anak di bawah 18 tahun dan berbisnis tanpa izin. Sanksi hukum yang harus dijalaninya adalah melakukan kerja tanpa bayaran selama 100 jam dan membayar denda sebesar 85 poundsterling.

Pihak Facebook sendiri sudah menghapus akun pelaku dari situsnya. Juru bicara Facebook mengatakan, situs ini sangat mengandalkan penggunanya untuk mengatur siapa yang boleh masuk dalam akunnya atau tidak. Sebaiknya pengguna akun melaporkan jika menemukan sesuatu yang mencurigakan. Facebook juga secara reguler bekerja sama dengan penegak hukum untuk memberantas bentuk kejahatan internet semacam ini.

Jika pengelola jejaring sosial sudah berkolaborasi dengan polisi, rasanya kontrol dari keluarga, terutama orangtua, juga punya peran untuk melawan kejahatan di internet.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau