JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) memerkirakan bulan Maret ini bakal terjadi deflasi. Hal tersebut disebabkan oleh penurunan harga bahan-bahan pokok.
"Potensi ada karena tinggal satu minggu, minggu ke empat dan kita punya keyakinan kira-kira trendnya deflasi," ujar kepala BPS Rusman Heriawan, seusai rakor Ketahanan Pangan, di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (17/3/2010) malam.
Rusman menuturkan, sepanjang pantauan BPS di bulan Maret ini telah terjadi penurunan harga pada bahan-bahan pokok yang selama ini menyumbang inflasi cukup besar seperti cabai, beras maupun minyak goreng. Harga beras sendiri mengalami penurunan karena telah memasuki musim panen di berbagai daerah. Di sisi lain, secara internasional tren harga bahan pokok juga tengah mengalami perbaikan.
"Namun penurunannya belum kembali seperti saat sebelum naik itu. BPS tetap melakukan antisipasi harga-harga pokok tersebut kembali bergejolak," kata Rusman.
Sebagaimana diketahui, pada bulan Februari terjadi inflasi sebesar 0,3 persen. Adapun pada bulan Januari tercatat inflasi mencapai 0,84 persen. Inflasi pada dua bulan tersebut dipicu oleh naiknya harga beras.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang