Nikmatnya Ayam Bakar Bumbu Kacang Mat Jukir

Kompas.com - 18/03/2010, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kawasan pesisir Jakarta ternyata tak selalu identik dengan makanan lautnya atau seafood. Buktinya, di warung makan Mat Jukir, di Jalan Raya Marunda Makmur, Cilincing, Jakarta Utara, sangat terkenal dengan ayam bakarnya.

Selain enak rasanya, harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau dengan isi kantong. Rumah makan ini memang khusus menyajikan ayam bakar.

Ada alasan tersendiri bagi Ahmad Jukir (42), sang pemilik rumah makan ini, mengapa tidak menawarkan menu ikan laut atau udang galah sebagai menu utama di warung miliknya yang berada di pesisir laut utara itu. Sekadar menghindari persaingan bisnis, menu ayam bakar dipilih Jukir sebagai menu andalannya.

"Kalau ikan atau makanan laut sudah banyak. Kami cari yang beda," kata Jukir, Rabu (10/3/2010).

Menu ayam bakar bumbu kacang di warung Mat Jukir memang akrab di hati para pelanggannya. Selain rasanya yang lezat dan enak, cara penyajiannya pun terbilang unik. Sebelum dibakar, ayam tersebut dilumuri bumbu kacang hingga menutupi seluruh dagingnya. Seusai dibakar, dagingnya dilumuri bumbu kacang dan kecap pada bagian atasnya.

Selanjutnya, satu tomat dan mentimun diiris tipis-tipis sebagai penghias menu sajian. "Dalam penyajiannya kami juga menyediakan pilihan sambal goreng, selain sambal bumbu kacang yang sudah ada," kata Jukir.

Tak hanya pada penampilannya yang unik, ayam bakar ini juga memiliki cita rasa yang tinggi. Perpaduan kecap dan bumbu kacang pada ayam bakar memberikan rasa manis dan gurih, rasa pedas pun akan terasa jika sambal goreng dicampur pada bumbu tersebut. Pemanggangan yang dilakukan secara merata membuat daging ayamnya terasa lebih empuk saat dikunyah.

Jukir mengaku, ide pembuatan menu masakan ayam bakar bumbu kacang diilhami dari menu masakan khas asal Madura, yakni sate. Saat itu Jukir berpikir bagaimana rasanya jika sate dibakar atau dipanggang secara utuh tanpa dipotong kecil-kecil. Dari sinilah Jukir mulai melakukan percobaannya membuat menu masakan ayam bakar dengan menggunakan bumbu kacang.

Maka, sekitar lima tahun lalu, Jukir resmi menetapkan menu masakan ayam bakar bumbu kacang sebagai menu utama di warung Mat Jukir, miliknya. Untuk satu porsi ayam bakar bumbu kacang masakannya, dia hanya menjualnya seharga Rp 9.000. Dalam menu ini, Jukir juga memberikan tambahan emping agar terasa lebih sedap dan kaya rasa.

Selain ayam bakar bumbu kacang, warung Mat Jukir juga ternyata menyediakan menu lain. Seperti ayam goreng dengan harga Rp 8.000 per porsi, cumi sotong goreng Rp 9.000, ikan gurame bakar atau goreng Rp 11.000.

"Dari sekian menu yang tersedia, ayam bakar bumbu kacang menjadi menu makanan yang banyak dipesan pelanggan," ungkap Jukir.

Penasaran? Coba saja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau