Jakarta, Kompas
Sementara itu, Kamis sekitar pukul 13.35 Wita, Pesawat kargo milik Angkatan Udara Amerika Serikat jenis Boeing C17 Globemaster mendarat di Pangkalan Udara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat itu mengangkut sebagian logistik Presiden Obama selama kunjungannya di Indonesia, khususnya di Pulau Bali, pertengahan pekan depan.
Adegan ini serupa dengan kejadian pada tahun 1986 saat Presiden AS Ronald Reagan bertemu dengan Presiden Soeharto di Bali. Reagan juga membawa logistik, termasuk kendaraan kepresidenannya ke Bali menggunakan pesawat angkut Galaxy.
Tak ada keterangan resmi yang diperoleh dari pihak Angkatan Udara AS (US Air Force) ataupun dari TNI AU di Ngurah Rai perihal ini.
Manajer Personalia, Hukum, dan Humas PT Angkasa Pura I Alex Pudjianto membenarkan bahwa pesawat itu milik AU AS.
”Logistik itu berupa alat-alat berat yang diperlukan Presiden Obama selama di Bali,” ucap Alex singkat.
Setelah singgah di Ngurah Rai selama lebih kurang dua jam, sekitar pukul 15.30 pesawat tersebut langsung terbang menuju Guam.
Kurang dari sepekan menjelang kedatangan Presiden AS ke Indonesia (tentatif direncanakan di Indonesia pada 23-25 Maret), penjagaan di sejumlah kawasan di Pulau Bali semakin diperketat.
Sepanjang Kamis kemarin, setidaknya terlihat dua kali razia kendaraan bermotor digelar di kawasan Mengwi, Kabupaten Badung, serta di Terminal Ubung di Denpasar kota. Dua razia itu adalah operasi pertama yang digelar setelah hari raya Nyepi tahun baru Saka 1932.
Simulasi antiteror juga direncanakan digelar oleh Kepolisian RI bersama TNI pada hari Jumat dan Sabtu ini. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar Gde Sugianyar, tidak tertutup kemungkinan simulasi juga akan digelar di kawasan turis di Kuta, Badung.
TNI Angkatan Laut pun, menurut Komandan Pangkalan TNI AL Benoa Kolonel (Laut) Wayan Suarjaya, menyiagakan setidaknya tujuh kapal perang untuk pengamanan Obama. Salah satunya adalah KRI Slamet Riyadi, sedangkan enam kapal lainnya akan tiba pada akhir pekan ini.
Obama dijadwalkan tiba di Jakarta pada hari Selasa 23 Maret. Setelah mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Obama rencananya melakukan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan memberikan pidato umum sebelum menuju Bali.