AISI Kenalkan "Safety Riding" Melalui Kepingan Disk

Kompas.com - 19/03/2010, 10:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Makin besarnya populasi sepeda motor di Indonesia menuntut upaya lebih dari produsen menjaga keamanan berkendara. Seperti diketahui, saat ini perilaku pengendara sepeda motor yang negatif kerap terlihat di jalan. Bahkan, sampai melanggar hak-hak pengguna jalan lain.

Untuk itu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) akan membagi-bagikan bahan keamanan berkendara (safety riding) menggunakan media kepingan disk (DVD atau VCD).

Gunadi Shinduwinata, Ketua Umum AISI menjelaskan, kami tengah merancang sebuah media baru untuk mengampanyekan safety riding melalui CD. Nantinya, lanjutnya, setiap konsumen baru akan memperoleh bahan ini untuk dipelajari sebelum berkendara.

"Kita sudah jalan dari dua tahun lalu. Masalah konten tertulis sudah oke, tinggal animasi yang saat ini masih dikerjakan. Kita harap semester kedua ini sudah bisa bergulir panduan ini," ujar Gunadi kepada Kompas.com, beberapa hari lalu. Dengan wewenang AISI, maka seluruh pabrikan yang masuk dalam keanggotaan seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, Kanzen, dan TVS akan melakukan ketentuan ini.

Sigit Kumala, Senior General Manager of Sales PT Astra Honda Motor (AHM) menilai, langkah yang dikumandangkan AISI merupakan hal positif. Hanya, jelasnya, pemilihan kepingan CD akan kurang efektif jika sudah menyasar ke konsumen di pelosok pedesaan.

Pasalnya, sepeda motor sebagai sarana transportasi paling murah saat ini populasinya sudah hampir merata ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Termasuk kawasan pedalaman yang masih banyak belum terjamah teknologi maju.

"Itu usulan bagus, mungkin selain kasih CD tetap bahan tulisan dan gambar harus disertakan. Karena tak semua orang punya pemutar CD di rumahnya, apalagi di pelosok," jelas Sigit.

Terkait perilaku pengendara motor yang kurang memperhatikan safety ridding, Gunadi menanggapi, kuncinya satu. Penegakkan hukum di jalan. "Kalau pihak berwenang bertindak tegas, maka penyimpangan perilaku akan berkurang dan akhirnya hilang dan ini butuh konsistensi tinggi," jelas Gunadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau