Susno: Jangan Takut!

Kompas.com - 19/03/2010, 13:54 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com — Mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Susno Duadji, melakukan dialog dengan mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (19/3/2010).
    
Bedah dan diskusi buku Bukan Testimoni Susno juga termasuk dalam pertemuan yang dilaksanakan di aula Poltek Unsri Bukit Besar Palembang itu. Mantan petinggi Polri yang kini mengungkap sejumlah kasus, termasuk tudingan adanya praktik mafia kasus di tubuh kepolisian, itu pun mengajak para mahasiswa supaya jangan takut melaksanakan dan membuka kebenaran karena itu suatu amanah.
   
"Masalah bangsa adalah permasalahan semua, jadi jangan takut mengungkap kebenaran," kata jenderal polisi berbintang tiga itu.
    
Begitu juga mengenai pembongkaran kasus di tubuh Polri. Ia mengaku telah berusaha semaksimal mungkin supaya permasalahan yang ada bisa diselesaikan dengan baik. Susno mengakui, banyak yang menyatakan bahwa dia bicara setelah tidak lagi menjabat.
    
Namun dia menegaskan telah melaksanakan usaha secara maksimal ketika masih memegang jabatan. "Mengusut kasus di tubuh Polri itu tidak lain untuk membantu Kapolri," kata dia lagi.
   
Pria kelahiran Pagaralam, Sumsel, itu mengaku perlu mental yang kuat untuk mengungkap kasus internal Polri. "Apalagi, dalam mengungkap kebenaran bisa-bisa jabatan dicopot dan itu risiko yang harus dihadapi," ujar dia pula.
    
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat supaya selalu mengungkap kebenaran sehingga bangsa Indonesia semakin maju.

Terkait soal buku Bukan Testimoni Susno, permasalahan berbagai kasus yang ada tercakup di dalamnya, seperti kasus Bank Century.
    
"Buku tersebut banyak mengungkap kasus yang ada termasuk saat saya menjabat," kata Susno lagi. Seusai diskusi, Susno juga membagikan sejumlah buku kepada para mahasiswa Unsri Palembang, seperti tentang pembongkaran pembersihan uang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau