Google Kemungkinan Hengkang dari China

Kompas.com - 19/03/2010, 17:04 WIB

BEIJING, KOMPAS.com — Setelah posisi usahanya di China tak jelas selama dua bulan, Google dikabarkan bakal mengakhiri layanan mesin pencariannya di Negeri Tirai Bambu tersebut. Hal tersebut dikatakan oleh mantan eksekutif Google di China, Selasa lalu.

"Tidak ada jalan bagi Google untuk kembali," ujar Peter Lui, yang sebelumnya pernah menjabat Chief Financial Officer Google China, seperti dilansir situs Business Week. Ia mengatakan, sulit bagi Google untuk tetap bertahan di China kalau harus kembali melakukan sensor terhadap kontennya sesuai aturan di China.

Menurutnya, layanan internet di China bisa tetap eksis tanpa Google karena negara itu punya layanan mesin pencarian sendiri, Baidu, yang lebih kuat saat ini. Ia berpendapat, peluang Google untuk kembali sudah berakhir.

Sebelumnya, Google memutuskan untuk menghentikan penyaringan konten pada layanannya di China mulai 12 Januari 2010 dan siap hengkang jika tak diizinkan. Kabarnya, proses negosiasi Google dengan Pemerintah China tidak pernah menghasilkan titik temu sampai saat ini. Bahkan, Pemerintah China menyatakan bahwa tindakan Google menghentikan sensor sebagai perbuatan yang tidak bertanggung jawab.

China selama ini memang dikenal ketat dalam mengatur konten internet. Pemerintah China mengharuskan semua layanan online untuk menyensor kontennya dari hal-hal yang dinilai sensitif, seperti soal demokrasi dan pornografi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau