Volvo Segera Pasarkan S60 dan XC60 Diimpor Langsung dari Swedia

Kompas.com - 19/03/2010, 19:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com –  Sedan Volvo, S60 terbaru yang diluncurkan tahun lalu, direncanakan segera dipasarkan di Indonesia. Untuk konsumen Indonesia, S60 akan ditawarkan dengan dua pilihan mesin, yaitu 2,0 liter dan 1,6 liter. Hal itu dinyatakan oleh Paulus B. Suranto, CEO PT Indobuana Autoraya, distributor Volvo di Indonesia.

Selain sedan, Volvo juga akan memasarkan, SUV XC60 dengan mesin 2,0 liter. Kedua produk baru yang akan ditawarkan kepada konsumen Indonesia tersebut, diimpor langsung dari Swedia. Karena pula itu, sampai berita ini diturunkan, Paulus belum bisa memperkirakan harga kedua produk terbaru Volvo tersebut di Indonesia. “Kita bisa menghitungnya dengan Volvo Swedia,” jelas Paulus lagi.

Keputusan Volvo Indonesia mengimpor langsung kedua model tersebut dari negara asalnya karena bisa memperoleh versi “customize” atau edisi khusus sesuai dengan selera konsumen kendati  hanya dipesan  satu unit.

“Kalau kita impor dari Thailand, paling sedikit harus 24 unit. Karena itulah kita memutuskan mengimpor dari Swedia, termasuk S80. Hanya S40 yang masih diimpor dari Thailandnya,” jelasnya.

Sebenarnya, S60, di negara asalnya dipasarkan dengan tiga pilihan mesin bensin, 2.0 liter, 3,0 liter dan diesel 2,0 liter, semuanya dilengkapi dengan turbo. Sedangkan untuk diesel, Paulus memastikan tidak akan menawarkan buat konsumen Indonesia. Pasalnya, standar diesel atau solar di Indonesia tidak sesuai dengan yang telah ditentukan oleh Volvo.

Mesin 2,0 liter (tanpa turbo) dan 1,6 liter selama ini digunakan pada S4. Versi 1,6 liter merupakan mesin kompresi tinggi (11: 1) sedangkan versi 2,0 liter 10,8 : 1. Kedua mesin menghasilkan tenaga 100 PS dan 145 PS.

Dijelaskan pula, penggemar Volvo di Indonesia cukup banyak. “Pertimbangan mereka memilih Volvo,   membutuhkan kendaraan keluarga yang aman,” tegas Paulus.

Untuk keamanan, Volvo memang hebat. S60  telah disertai dengan perlengkapan keamanan terbaru dan pertama di dunia, yaitu Pedestrian Detection dengan Full Auto Brake. Sistem akan mengerem secara otomatis bila ada orang yang menyeberang dan dapat mencegah terjadinya tabrakan sampai kecepatan 35 km/jam. Sedangkan S60 dan XC60 disertai dengan City Safety.

Fitur yang disebutkan terakhir dirancang untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Pengemudi diinformasikan adanya bahaya dengan lampu peringatan merah yang menyala hidup-mati (flash) yang dipantulkan ke kaca depan.

Pada kecepatan rendah, di bawah 30 km/jam, sistem bekerja dengan  teknologi laser yang memastikan kendaraan lain dalam keadaan berhenti dan berbahaya. Selanjut, rem langsung bekerja menghentikan kendaraan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau