Obama Bersikap Adil

Kompas.com - 20/03/2010, 03:27 WIB

JERUSALEM, KOMPAS.com - Mayoritas warga Israel menganggap Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama adil sekalipun kedua negara terlibat dalam perselisihan diplomatik yang meningkat. Pandangan sebagian besar warga Israel itu terungkap dalam hasil jajak pendapat yang dipublikasi surat kabar Haaretz, Jumat (19/3/2010).
   
Hasil jajak pendapat itu menunjukkan, 51 persen responden percaya bahwa Obama praktis dalam memandang hubungan negaranya dengan negara Yahudi itu. Sebanyak 18 persen menganggapnya sebagai bersahabat.
   
Sebaliknya, 21 persen menganggap Obama bersikap bermusuhan dan 10 persen tidak bersikap.
   
Jajak pendapat itu selanjutnya mendapati bahwa 48 persen responden yakin bahwa pemerintahnya akan melanjutkan membangun rumah  di Jerusalem timur meskipun langkah itu telah memunculkan kegusaran di AS dan negara-negara lain.
   
Sebanyak 41 persen responden memperkirakan bahwa Israel akan menghentikan pembangunan 1.600 rumah baru bagi warga Yahudi itu hingga dihasilkan kesimpulan perundingan damai dengan Palestina.
   
Survei yang dilakukan pada Rabu dan Kamis itu melibatkan 499 orang responden. Survei tersebut memiliki margin kesalahan 4,3 persen, kata surat kabar yang condong berhaluan kiri itu.
   
Kuartet diplomatik Timur Tengah, Jumat, meminta Israel agar menghentikan pembangunan permukiman dan menetapkan target 2012 untuk mencapai perjanjian damai dengan Palestina.
   
Rencana Israel membangun rumah baru di atas tanah rakyat Palestina di Jerusalem Timur yang dicaploknya itu telah menimbulkan krisis terburuk dalam hubungan AS-Israel dalam beberapa tahun.
   
Jerusalem Timur adalah separuh kota suci berpenduduk mayoritas Arab. Wilayah kota itu direbut dan kemudian dicaplok Israel setelah Perang Enam Hari tahun 1967.
   
Israel menganggap kota itu sebagai ibu kotanya yang abadi dan tak bisa dibagi, sedangkan Palestina berharap Jerusalem Timur akan menjadi ibu kota negaranya di masa depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau