ROMA, KOMPAS.com - Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giancarlo Abete, mengaku berharap pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, betah dan bertahan terus di Serie-A. Hal ini cukup mengejutkan mengingat dalam banyak kesempatan, Mourinho dikecam publik sepak bola Italia, termasuk juga oleh Abete, karena perilakunya yang dinilai kontroversial.
Perilaku itu, misalnya, adalah ketika Mourinho menyilangkan tangannya ketika Walter Samuel dan Ivan Cordoba mendapat kartu merah pada laga Serie-A melawan Sampdoria, Februari silam. Akibat bahasa tubuh itu, Mourionho diskors tiga pertandingan.
Contoh lainnya adalah saat Mourinho mengaku merasa adanya kekuatan tak terlihat yang berusaha menjatuhkan Inter. Hal ini berkaitan dengan sejumlah keputusan wasit yang, dinilai Mourinho, tidak berdasar fakta dan merugikan Inter.
Namun, semua "cacat" itu seakan lenyap ketika Mourionho berhasil membawa Inter Milan ke perempat final Liga Champions musim ini. Sebagai satu-satunya tim Italia yang masih bertahan di ajang Eropa, baik Liga Champions maupun Liga Europa, Inter pun menjadi satu-satunya harapan sepak bola Italia menjaga reputasinya di muka Eropa.
Hal itu membuat Abete menyadari bahwa terlepas dari kelakuan yang nyeleneh, Mourinho merupakan pelatih jenius yang bisa diharapkan meningkatkan daya saing sepak bola Italia. Karenanya, menanggapi rumor soal kemungkinan Mourinho pindah ke Real Madrid musim depan, Abete berharap Mourionho tak tergoda.
"Saya akan menyesal bila ia pergi. Karena terlepas dari bagimana dirinya, ia tetaplah pelatih hebat, Ia adalah sosok di permukaan. Salah satu yang orang yang melayani sepak bola kami. Saya berharap, ia tetap (di Italia) untuk waktu yang lama," aku Abete.
"Sekarang kami membutuhkan Inter untuk bekerja sebaik mungkin di Liga Champions. Selain untuk mereka, ini juga untuk sepak bola Italia, yang peringkatnya terancam digusur oleh Jerman. Jangan lupa, Jerman masih memiliki tiga tim di perempat final (Liga Champions dan Liga Europa)," tambahnya.
Tiga wakil Jerman yang disebut Abete adalah Bayern Muenchen (Liga Champions), Hamburg (Liga Europa), dan Wolfsburg. (TTM/FBI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang