Ferguson Sudah Duga Kejatuhan Liverpool

Kompas.com - 20/03/2010, 20:51 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Alex Ferguson, menilai Liverpool sudah habis-habisa berjuang di Premier League musim lalu. Karenanya, ia tak heran melihat Liverpool mengalami kemerosotan besar musim ini.

Musim lalu, Liverpool finis di tempat kedua, dengan 86 poin atau terpaut empat angka dari Manchester United di puncak klasemen. Namun, hingga pekan ke-30 musim ini, Liverpool tersendat di posisi kelima dengan 51 poin atau kalah 15 angka dari MU di puncak klasemen. Meski musim ini masih menyisakan delapan laga, sulit bagi Liverpool mengejar takhta.

"Saya pikir, musim lalu sangat luar biasa bagi mereka. (Saat itu) saya pikir, mereka akan sulit mencapai itu lagi.  Performa mereka musim lalu jelas merupakan performa tim juara. Namun, Anda mencapai (juara) dengan tim (materi skuad) tertentu dan sulit mengulangnya. Itu hanya pendapat saya saja," ulas Ferguson.

Lebih jauh, Ferguson menilai, masalah besar di kubu Liverpool adalah timpangnya kualitas pemain utama dengan pemain pelapis. Hal ini tak lepas dari buruknya manajemen transfer, misalnya, keputusan menjual Xabi Alonso ke Real Madrid dan mendatangkan Alberto Aquilani dalam keadaan cedera dari AS Roma, akhir musim lalu.

Menurut Ferguson, dalam jangka panjang, keadaan seperti itu menjadikan sebuah tim bakal kesulitan mempertahankan konsistensi ketika mereka cedera. MU juga sempat mengalami itu. Untungnya, MU tak berlama-lama berkubang dalam badai cedera itu.

"(Fernando) Torres adalah pemain top dan ketika Anda tak memiliki pemain top, Anda tak mendapatkan hasil terbaik. Kami juga mengalami masalah sulit ketika semua bek kami cedera," kata Ferguson.

"Kami melawan Wolfsburg (di Liga Champions, menang 3-1) dan Fulham tanpa bek. Kami menjadikan gelandang sebagai bek dan ketika itu terjadi, apa yang bisa Anda harapkan? Itu adalah saat-saat buruk kami musim ini. Kami beruntung karena sejumlah bek kami pulih lebih cepat. Gary Neville, Wes Brown, dan Da Silva kembar kembali dan skuad kami terbantu," tambahnya. (MIR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau