GAZA CITY, KOMPAS.com - Sekjen PBB Ban Ki Moon menyatakan solidaritasnya dengan penderitaan rakyat Palestina dan mendesak Israel mengakhiri blokade atas wilayah yang dikuasai Hamas itu, saat berkunjung ke Gaza, Minggu (21/3/2010).
Ban untuk kedua kalinya mengunjungi Jalur Gaza sejak Perang Gaza 22 hari berakhir Januari 2009 sebagai bagian dari lawatan di kawasan itu bertujuan menghidupkan kembali proses perdamaian, yang macet ketika perang itu meletus.
Ia memasuki wilayah Palestina yang luluh lantak akibat perang itu dari Israel melalui Penyeberangan Erez, tempat ia disambut satu kelompok orang yang mengibar-ngibarkan bendera Palestina.
Ban kemudian mulai meninjau daerah Gaza yang paling parah akibat serangan Israel. Ia kemudian akan meresmikan proyek untuk membangun 150 rumah, empat pabrik tepung dan satu pusat pengolahan sampah, semuanya, katanya disetujui oleh Israel dalam beberapa hari belakangan ini.
Sekjen PBB itu Sabtu lalu mengatakan, kunjungannya ke Gaza adalah untuk menunjukkan dukungannya kepada rakyat Palestina.
"Saya akan pergi ke Gaza untuk menyatakan solidaritas saya dengan keadaan yang menyedihkan rakyat Palestina di sana dan untuk menegaskan perlunya diakhiri blokade," kata Ban kepada wartawan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang