Ban Ki Moon Menyatakan Solidaritas Kepada Palestina

Kompas.com - 21/03/2010, 21:37 WIB

GAZA CITY, KOMPAS.com - Sekjen PBB Ban Ki Moon menyatakan solidaritasnya dengan penderitaan rakyat Palestina dan mendesak Israel mengakhiri blokade atas wilayah yang dikuasai Hamas itu, saat berkunjung ke Gaza, Minggu (21/3/2010).

Ban untuk kedua kalinya mengunjungi Jalur Gaza sejak Perang Gaza 22 hari berakhir Januari 2009 sebagai bagian dari lawatan di kawasan itu bertujuan menghidupkan kembali proses perdamaian, yang macet ketika perang itu meletus.

Ia memasuki wilayah Palestina yang luluh lantak akibat perang itu dari Israel melalui Penyeberangan Erez, tempat ia disambut satu kelompok orang yang mengibar-ngibarkan bendera Palestina.

Ban kemudian mulai meninjau daerah Gaza yang paling parah akibat serangan Israel. Ia kemudian akan meresmikan proyek untuk membangun 150 rumah, empat pabrik tepung dan satu pusat pengolahan sampah, semuanya, katanya disetujui oleh Israel dalam beberapa hari belakangan ini.

Sekjen PBB itu Sabtu lalu mengatakan, kunjungannya ke Gaza adalah untuk menunjukkan dukungannya kepada rakyat Palestina.

"Saya akan pergi ke Gaza untuk menyatakan solidaritas saya dengan keadaan yang menyedihkan rakyat Palestina di sana dan untuk menegaskan perlunya diakhiri blokade," kata Ban kepada wartawan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau