SURABAYA, KOMPAS.com - Kendati Persebaya Surabaya telah menuai kemenangan 2-0 atas Persela Lamongan, pelatih tim berjuluk "Bajul Ijo", Rudy William Keeltjes, tak terlalu puas. Ia menganggap pemain timnya tidak sesuai konsepnya.
"Tiga poin sudah membuat saya senang, meski secara permainan saya tidak puas. Ada skema yang tidak jalan. Bola dari kaki ke kaki kurang," ujarnya usai pertandingan, Minggu (21/3/2010).
Ia mengatakan, sejak awal pertandingan, dirinya khawatir Anang Ma'ruf cs tidak bisa bermain maksimal. Apalagi masa recovery usai dua kali laga tandang dengan dua kali kekalahan dari PSM Makassar dan Persiba Balikpapapn dirasa kurang cukup. Meski begitu kemenangan 2-0 atas Persela ini membuat "Bajul Ijo" merangkak naik ke posisi 13, menggeser Persela pada klasemen sementara Indonesia Super League (ISL).
Semenetara itu, pelatih Persela Joko Susilo menyatakan pujiannya atas permainan Persebaya. Meski kalah, ia tidak merasa kecewa dengan penampilan anak-anak Persela. Sebab, selama 15 menit terakhir mereka berhasil menekan pertahanan "Bajul Ijo".
"Terus terang, saya kalah di lapangan tengah. Dua gol terjadi karena masalah koordinasi dan kepintaran Persebaya memanfaatkan kesalahpahaman lini belakang kami. Apalagi gol kedua, seharusnya bisa dihindari," dalihnya. (C5-10)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang