Darmin: BI Tak Akan Intervensi "Kekuatan" Rupiah

Kompas.com - 22/03/2010, 11:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pergerakan nilai tukar rupiah menunjukkan "gigi"-nya dalam beberapa pekan terakhir ini. Meski demikian, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Darmin Nasution menyatakan, pihaknya takkan melakukan intervensi untuk menahan nilai rupiah di level tertentu.

"Kita tidak melakukan segala hal untuk membuat dia berhenti di satu titik atau dalam situasi naik atau turun kita tidak punya target harus sekian," kata Darmin, saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (22/3/2010).

Darmin menyatakan, pihaknya bakal tetap menjaga volatilitas nilai tukar rupiah. Tujuannya agar pergerakan rupiah tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. "Kita tetap saja kalau soal nilai tukar, kita itu perhatian utama kita jangan volatilitasnya terlalu tinggi. Kita memang menjaga volatilitasnya tinggi, begitu saja," papar Darmin.

Pagi ini, performa nilai tukar rupiah yang positif masih berlanjut dan berada di level 9.122 per dollar AS. Nilai rupiah naik tipis tiga poin dibandingkan penutupan pada Jumat (19/3/2010) silam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau