Messi Lebih Hebat dari Maradona

Kompas.com - 22/03/2010, 14:23 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Pelatih Real Zaragoza Jose Aurelio Gay membandingkan bintang Barcelona Lionel Messi dengan legenda Argentina, Diego Maradona. Namun, ia menilai bahwa Messi lebih hebat dari Maradona karena bergerak lebih cepat dari sang legenda pada zamannya.

"Kami telah gagal menang melawan pemain yang fantastis. Kami telah berjuang keras. Namun, kenyataannya, kami belum mampu mengalahkannya. Meski begitu, tim kami tak akan menyerah begitu saja," ungkapnya saat jumpa pers setelah pertandingan Real Zaragoza melawan Barca.

Messi mencetak rekor hat-trick keduanya pada Liga Primera Spanyol. Dia kini jadi top scorer dengan perolehan 25 gol atau unggul lima gol di atas Gonzalo Higuain (Real Madrid), yang kini berada di posisi kedua pencetak gol terbanyak di Liga Spanyol.

"Pertandingan tadi sungguh menarik, bersemangat, dan indah. Kami menikmati dan sangat mencintai sepak bola terlebih saat melawan pemain yang kami nilai hebat. Hari ini, saya melihat sosok Maradona di diri Messi. Ia seperti Maradona kala sang legenda masih berjaya. Namun, saya menilai bahwa Messi jauh lebih hebat dan lebih cepat dari Maradona," lanjutnya. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau