JAKARTA, KOMPAS.com - Harga minyak turun di perdagangan Asia, Senin (22/3/2010) mendekati 80 dollar AS per barrel, memperpanjang penurunan harga minyak pekan lalu yang disebabkan penguatan dollar AS.
Kontrak utama minyak mentah New York jenis Light Sweet untuk pengiriman April turun 50 sen menjadi 80,18 dollar AS. Sementara di London, Brenth North Sea pengiriman Mei melemah 39 sen menjadi 79,40 dollar AS per barrel.
"Kecenderungan pelemahan pasar hari ini kemungkinan disebabkan melemahnya sentimen pasar," kata Analis komoditas strategis dari Commonwealth Bank of Australia di Sydney.
Pasar minyak terpukul oleh menguat-nya greenback (sebutan untuk mata uang dollar AS), yang menjadikan minyak yang dihargakan dengan dollar menjadi lebih mahal bagi para pembeli yang menggunakan mata uang lebih lemah lainnya dan juga menekan permintaan minyak dan harga.
Harga minyak turun tajam pada minggu lalu karena investor mempertahankan greenback sebagai tempat berlindung yang aman di tengah ketidakpastian seputar bantuan internasional untuk utang Yunani yang sangat besar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang