Zola: Arsenal Indah, Chelsea Masih Kalah

Kompas.com - 22/03/2010, 23:46 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Mantan pemain Chelsea, Gianfranco Zola, mengakui bahwa Chelsea saat ini tak sebagus Arsenal. Arsenal dianggapnya bermain indah seperti Barcelona.

"Ketika saya bermain lawan Chelsea pekan lalu, mereka mungkin tidak bermain dengan kualitas atau intensitas yang sama seperti Arsenal," kata Pelatih West Ham United tersebut.

"Arsenal menakutkan, jika Anda memberinya sedikit celah, karena mereka akan menghukum Anda. Arsenal, seperti juga Barcelona, mungkin adalah tim yang memainkan sepak bola terbaik di Eropa. Mereka enak ditonton," jelasnya.

Sebelum duel akhir pekan lalu, Chelsea masih unggul di atas "The Gunners". Namun, setelah kegagalan "The Blues" mengalahkan Blackburn Rovers, Minggu (21/3/2010) malam, Arsenal berbalik meninggalkan Chelsea.

Untuk memenuhi target juara Liga Inggris, Chelsea setidaknya harus memangkas selisih dua poin dari Arsenal dan empat poin dari Manchester United. Zola tak dapat memprediksi apakah hal itu bisa terjadi.

"Apakah mereka akan mampu melakukannya hingga akhir musim, saya tak tahu. Arsenal dan Chelsea merupakan dua tim bagus dan mereka akan bertarung hingga akhir musim," ucap Zola. (MRR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau