Saat telepon berbunyi pukul satu dini hari pada Minggu (14/3), Dr Sakari Orava (64) langsung tahu bahwa hari itu tidak akan menjadi hari Minggu seperti biasanya. Telepon dari dokter klub AC Milan, klub tempat Beckham bermain, mengabarkan bahwa David Beckham cedera pada tendon achilles
Dokter klub mengabarkan, mereka ingin menemui Orava dan memintanya mengoperasi pemain gelandang tengah asal Inggris hari itu juga. ”Saya kemudian sulit kembali tidur setelahnya,” ujar Orava.
”Tetapi, sebagai orang Kristen yang saleh, saya dan istri berdoa, bukan karena kami, melainkan karena ada kuasa yang lebih besar yang akan membuatnya (Beckham) lebih baik. Setelahnya saya cukup percaya diri,” ujar Orava dalam sebuah wawancara dengan Reuters, Jumat (19/3).
Di Finlandia, telepon mengenai kedatangan Beckham yang tidak biasa itu tersiar melalui warta berita dan menimbulkan kehebohan. Massa penggemarnya tampak berkerumun di bandara, juga di klinik yang terletak di barat daya kota Turku, Finlandia, tersebut. Mereka tidak hanya menyambut Beckham, tetapi juga istri Beckham, sang selebritas Victoria.
Atas kehebohan massa itu, Orava mengatakan, ia tetap berusaha tenang. ”Tentu saja, setiap orang akan tertarik pada berita itu. Untung saya sudah berpengalaman sehingga saya tidak perlu stres,” ujar Orava.
Ia melanjutkan, meski ada tekanan mental saat itu, ia berpikir tidak perlu menunjukkannya. ”Pekerjaan sudah menunggu dan tanganku tidak gemetaran,” ujar Orava.
Operasi terhadap tendon Beckham tuntas hari Minggu itu. Beckham, pemain gelandang tengah AC Milan, mengalami cedera tendon achilles dalam laga melawan Chievo Verona di laga Serie A hari Minggu tersebut. Atas cedera itu, Orava juga memastikan, Beckham akan absen turun ke lapangan setidaknya hingga enam bulan ke depan.
Beckham sendiri yang diprediksi bakal absen justru mengatakan, ia akan tetap berpikiran positif. Ia tetap akan fokus mengembalikan kebugarannya pada bulan-bulan mendatang.
Di persepakbolaan internasional, Orava dikenal sebagai dokter yang cakap menangani cedera otot. Orava sebelumnya adalah petinju yang pernah menyabet gelar juara kelas bantam 54 kilogram pada 1962 di Finlandia. Ia beralih menjadi dokter pada 1972. Ia mengawalinya dengan bekerja di sebuah klinik olahraga di utara Oulu. Di sana ia banyak menangani atlet yang cedera otot. ”Sebagai atlet, saya banyak merusak. Sekaranglah saatnya memperbaiki. Di klinik itu kebanyakan kasus yang saya tangani adalah cedera tendon achilles,” ujarnya.
Keterlibatan Orava dengan sepak bola dimulai pada awal 1990-an, tepatnya ketika berhasil menangani striker asal Italia, Pierluigi Casiraghi, yang cedera otot saat bertanding untuk Chelsea. Sejak saat itu ia banyak mengoperasi atlet sepak bola di Italia dan Spanyol. Keberhasilan mengoperasi Beckham menambah daftar atlet-atlet terkemuka yang pernah ia tangani. Mereka di antaranya Haile Gebrselassie, Josep Guardiola, Didier Deschamps, dan juga Marlene Ottey.