JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus Gayus Tambunan membuat Direktur Jenderal Pajak M.Tjiptardjo kerepotan. Pasalnya, banyak pewarta yang kemudian memburunya. Pertanyaan yang diajukan pun, seputar perkembangan kasus Gayus. Alhasil, saat diserbu para wartawan di kantornya, Selasa (23/3/2010), Tjiptardjo langsung bisa menebak alur pertanyaan. "Pasti mau tanya Gayus," seru Tjiptardjo yang langsung diiyakan oleh para pemburu berita. Tjiptardjo yang hari ini mengenakan setelan jas ini menyatakan pihaknya masih menelaah kasus ini.
Sepanjang hari, ponsel pria kelahiran Tegal ini tidak henti-hentinya berdering. Beberapa diantara penelepon tersebut adalah para wartawan yang juga menanyakan soal kasus Gayus. Tak urung, saat dihubungi Kompas.com, Dirjen Pajak yang menggantikan Darmin Nasution ini pun menjadi kesal karena terus dicecar soal Gayus.
"Kok tanya ke Dirjennya. Dirjennya ini sibuk, banyak kerjaan. Mbok tanya ke siapa gitu," keluh dia.
Meski demikian, dia berjanji tidak akan melindungi Gayus. Apabila memang terbukti bersalah, Gayus yang baru berusia 30 tahun ini akan langsung dipecat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) Ditjen Pajak.
Bisa jadi, kasus Gayus ini menjadi pertaruhan bagi Ditjen Pajak di tengah-tengah gaung program Reformasi Birokrasi yang gencar digalakkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sejak tahun 2008, Kementrian Keuangan memberlakukan Reformasi Birokrasi secara ketat, termasuk Ditjen Pajak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang