Dibilang Besar, Messi Keberatan

Kompas.com - 24/03/2010, 02:24 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Penyerang Barcelona, Lionel Messi, menilai, dirinya belum menjadi terbesar sepanjang sejarah, seperti yang dikatakan hasil jajak pendapat harian Marca. Menurutnya, hanya mereka yang berhasil membawa negaranya menjuarai Piala Dunia sajalah yang berhak menyandang gelar legenda.

Bersama Barcelona, Messi tak perlu membuktikan apa-apa lagi. Tahun lalu, ia berperan penting membawa Barcelona menjuarai enam gelar. Itu masih ditambah dengan dua gelar individu bergengsi, Ballon d'Or dan Pemain Terbaik Dunia FIFA.

Ketika banyak orang menilai aksi Messi hanya sampai di situ, ia malah membuat banyak mulut ternganga dengan mencetak hattrick dalam dua laga terakhir Barcelona di pentas Divisi Primera. Bukan sekadar jumlah, melainkan cara ia mencetak gol juga membuat orang tak berhenti menggeleng-gelengkan kepala.

Berkat semua itu, selain menjadi yang pertama di hasil jajak pendapat Marca, Messi juga menjadi penguasa daftar pemain terbaik versi Castrol. Publik sepak bola dunia, misalnya Johan Cruyff, Michel Platini, dan George Best, pun memperhitungkan Messi bakal menggusur nama-nama besar yang lahir sebelumnya, misalnya, Pele dan Maradona.

Messi tak menampik ingin berusaha keras menjadi seperti itu. Namun, untuk saat ini ia merasa belum pantas menerima penghormatan sebesar itu karena ia belum berbuat banyak buat negaranya, Argentina.

"Untuk menjadi legenda, seseorang harus memenangi Piala Dunia. Aku baru 22 tahun. Segalanya terjadi begitu cepat dan aku harus tenang. Aku tak berpikir apa-apa sebelum itu terjadi. Yang penting tetap menjaga gairah," ujarnya. (EMD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau