JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono membantah Bendungan Jatiluhur yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, jebol.
Seperti diberitakan, banjir hebat saat ini tengah melanda sebagian wilayah Karawang. Banjir merendam 9.561 rumah di 27 desa/kelurahan di sembilan kecamatan. Banjir juga merendam 817 hektar tanaman padi usia 1-100 hari.
"Tidak benar itu. Bendungan itu didesain (tahan) 400 tahun. Sekarang usianya masih 60 tahun," ujarnya seusai mengikuti rapat di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (24/3/2010).
Menurut dia, bendungan yang terletak di Kecamatan Jatiluhur tersebut hanya kelebihan debit air. "Dia luber karena input-nya berlebihan. Curah hujan tinggi," ujarnya singkat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang