SURABAYA, KOMPAS.com — Sebanyak 25 butir telur komodo dari 40 butir yang telah dimasukkan inkubator selama delapan bulan, akhirnya menetas hari Kamis (25/3/2010) ini. Seluruh telur itu berasal dari tiga induk komodo yang selama ini menjadi koleksi satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS).
"Telur-telur itu menetas secara bertahap satu per satu. Pertama kali menetas seminggu yang lalu dan kini total jumlahnya ada 25 anakan komodo," ujar anggota tim dokter KBS drh Rahmad Suharta. Bayi komodo ini memiliki berat rata-rata 80-120 gram dan tampak gesit saat disentuh perawat di dalam kotak-kotak penangkaran.
Untuk menjaga kondisi kesehatan bayi-bayi komodo yang termasuk satwa dilindungi tersebut, pihaknya sudah mempersiapkan asupan makanan berupa kuning telur. "Jika nanti sudah bertambah besar, bayi-bayi komodo ini akan diberikan makanan daging giling," paparnya.
Ia menuturkan, dari 40 telur yang ada, 25 di antaranya sudah menetas, 11 lainnya masih dalam proses menetas, dan 4 sisanya rusak. Dengan menetasnya 25 telur tersebut, kini koleksi Komodo KBS pun bertambah menjadi 69 ekor.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang