JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan telekomunikasi asal Korea melirik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Saat ini, pengusaha CDMA asal Korea itu, tengah menjajaki penggabungan unit bisnisnya dengan produk bermerek Flexi milik TLKM.
Demikian diungkapkan Komisaris Utama TLKM, Tanri Abeng, saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis ( 25/3/2010 ). "Ada juga yang berminat Perusahaan CDMA dari luar yang mau masuk. Diantaranya yang dari Korea," ujar Tanri.
Menurutnya, penawaran dari perusahaan Korea itu sudah berlangsung sejak lama. Namun Tanri enggan menjelaskan secara detail mengenai Perusahaan Korea tersebut. "Mereka serius dan tawaran itu sudah sejak lama," ucapnya.
Selain itu, perusahaan raksasa telekomunikasi Indonesia ini juga tengah melakukan kajian atas tawaran dari beberapa perusahaan CDMA lokal lainnya seperti Esia dan Smart. "Pada Smart juga akan melakukan hal yg sama. Kita kaji semua," cetusnya.
Tanri memaparkan, opsi-opsi tesebut dilakukan untuk mendapatkan penawaran yang paling menguntungkan. "Sebagai perusahaan BUMN publik harus membuat kajian, kita melihat ada beberapa opsi. Never have one option," jelas Tanri. Diharapkan, kajian tersebut dapat selesai sebelum akhir tahun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang