JAKARTA, KOMPAS.com — Keberadaan pegawai pajak Gayus Tambunan yang tersangkut perkara dana Rp 25 miliar di rekeningnya dan diduga terlibat praktik makelar kasus di Mabes Polri masih menjadi misteri. Jumat (26/3/2010) ini pun, pria 30 tahun itu kembali mangkir dalam pemeriksaan internal yang dilakukan oleh Direktorat Kepatutan Internal Transformasi Sumber Daya Aparatur atau KITSDA Pajak.
Bahkan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak pun mengaku hingga kini tidak tahu-menahu keberadaan Gayus. Selama ini beredar kabar bahwa Gayus saat ini tengah berada di Singapura. Namun, saat ditanya kabar itu, Direktur Jenderal Pajak Tjiptardjo tak berani memastikannya.
"Ya wallahualam saya juga enggak ngerti di Singapura atau enggak. Ini lagi dicari informasinya. Coba kalau kamu berangkat ke sana cari dan kasih tahu saya. Mungkin dia (Gayus) berobat atau ke dukun kita kan juga enggak ngerti. Alasan orang kan boleh-boleh saja," ujar Tjiptardjo saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (26/3/2010).
Saat ditemui di tempat yang sama, Pelaksana Jabatan Direktur Penyuluhan dan Pelayanan (P2) serta Humas Ditjen Pajak Angin Prayitno memastikan bahwa hari ini Gayus tidak masuk ke kantor pusat pajak. Saat ini, pihaknya juga tengah kerepotan mencari keberadaan Gayus.
"Kami cari di mana dia berada. Pakai telepon, disamperin ke rumahnya. Hari ini dipanggil enggak tahu di mana. Ada disinyalir dia (Gayus) ke luar negeri," kata Angin.
Untuk menelusuri keberadaan Gayus, Angin menyatakan pihaknya telah bekerja sama dengan aparat kepolisian. Sebagaimana diketahui, Mabes Polri telah mencekal Gayus dan Andi Kosasih, orang yang disebut-sebut sebagai pemilik uang Rp 24 miliar dalam rekening Gayus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang