Ketimbang Dipingit, Nia Pilih Nonton Konser HUT Antv

Kompas.com - 26/03/2010, 14:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Seakan menentang tradisi, pesinetron Nia Ramadhani memilih  "lari" dari rumah ketimbang menjalani pingitan menjelang pernikahannya dengan Anidra Ardiansyah Bakrie atau biasa disapa Ardie Bakrie.

Pemilik nama Prianti Nur Ramadhania, Kamis (25/3/2010) malam, memilih menghadiri pesta kemeriahan ulang tahun Antv, "Kilau 17" yang dilangsungkan di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara. 

"Menurut saya, daripada pingit-pingitan, lebih baik saya bela teman-teman saya di Antv yang sudah bekerja keras dan bisa bangkit kembali," ujar Ardie membela Nia saat ditemui seusai acara. 

Sementara Nia yang ada di samping Ardi justru lebih memilih diam. Namun, begitu didesak memberikan komentarnya, lagi-lagi Ardie membela Nia. "Kalau mau dapat statement saya, pindah ke Antv atau TVONE," kata Ardie.

Rencananya, Nia dan Ardie akan melangsungkan resepsi pernikahan dua hari berturut-turut di Grand Ballroom Hotel Mulia, Jakarta, pada Kamis-Jumat (1-2 April) mendatang. Dikabarkan, pernikahan keduanya menghabiskan biaya hingga miliaran rupiah. (FAN)

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau