JAKARTA, KOMPAS.com — Beberapa kawasan yang menjadi pusat perkantoran di Jakarta hanya diterangi lampu kendaraan yang melintas selama aksi Global Earth Hour digelar. Lampu-lampu di dalam gedung serta di lingkungan gedung dipadamkan untuk sementara sebagai bentuk partisipasi mengurangi laju perubahan iklim.
Malam ini, Sabtu (27/3/2010), organisasi konservasi global WWF-Indonesia kembali menggelar aksi Global Earth Hour untuk kedua kali dengan mematikan lampu rumah atau gedung selama satu jam sejak pukul 20.30 hingga 21.30.
Pantauan Kompas.com selama aksi, hampir seluruh gedung-gedung perkantoran di kawasan Sudirman, Thamrin, serta Gatot Subroto tak menyalakan lampu di dalam dan di lingkungan gedung. Begitu pula dengan lampu jalan di kawasan itu padam untuk sementara.
Air mancur di Bundaran Hotel Indonesia, Air Mancur Pesona Monas, serta air mancur Arjuna Wiwaha tak bisa dinikmati warga selama satu jam. Namun, beberapa tempat bisnis, seperti Sarinah, Plaza Indonesia, dan tempat lain, masih menyalakan lampu sebagian.
Ketua Badang Pengurus WWF-Indonesia Kemal Stamboel saat membuka aksi di Monas mengatakan, sekitar 170 gedung di kawasan Sudirman-Thamrin-Kuningan-Gatot Subroto telah mengonfirmasi kepada WWF untuk ikut bergabung.
"Kampanye Earth Hour berusaha menunjukkan bahwa perilaku sederhana dan murah yang dilakukan masyarakat, pelaku bisnis, dan pemerintah dapat mengubah bumi menjadi lebih baik," ucap Kemal dalam sambutannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang