MALANG, KOMPAS.com — Berhasil memimpin segmen sport utility vehicle medium di pasar nasional tahun ini melalui produk andalannya Pajero Sport, PT Krama Yudha Tiga berlian Motors lantas tak berpuas diri. Keberhasilan ini justru dimanfaatkan oleh ATPM Mitsubishi di Indonesia itu untuk lebih mendekatkan diri kepada konsumennya dan meyakinkan ketangguhan produknya melalui acara Pajero Sport Adventure Family atau PSFA.
Setelah sukses dengan gelaran pertama di Garut, Jawa Barat, awal Maret lalu, kini gelaran PSFA itu dialihkan ke Jawa Timur, tepatnya dari Surabaya menuju Malang dan balik ke Surabaya, 27-28 Maret 2010. Di luar dugaan, pesertanya melebihi 50 kendaraan Pajero, yang umumnya membawa keluarga.
Menurut Group Head Marketing Division KTB Duljatmono, Surabaya, Jawa Timur, dipilih, "Karena (umumnya) daerah ini merupakan pasar terbesar kedua setelah Jakarta."
Tak cuma itu tujuannya. Melalui kegiatan adventure ini, Duljatmono menjelaskan bahwa Mitsubishi ingin bersilaturahim. Selain itu, dari kegiatan ini, "Konsumen jadi mengetahui sesungguhnya kekuatan, ketangguhan, dan keiritan Pajero Sport," papar Duljatmono.
Memang, pemilik Pajero Sport mendapatkan hal-hal yang disebutkan oleh Duljatmono, seperti keiritan bahan bakar. Untuk mendapatkan hasilnya, lomba irit pun sengaja diadakan. Namun, panitia hanya mengikutsertakan 10 peserta dari 50 lebih mobil peserta.
Rutenya Surabaya-Malang, dengan rute awal yang berbeda. Jadi, 50 peserta terbagi dalam 5 kelompok. Kelima grup itu mempunyai rute awal yang tidak sama, dengan posisi start di Hotel Shangri La.
Pemenangnya adalah Budi yang dengan satu liter bahan bakar bisa mengendarai Pajero sejauh 15,503 km.
Raihan itu terpaut cukup jauh dibanding pemenang kedua dan ketiga, yang mencatat keiritan sama, yaitu 1:13 km, dan hanya beda koma pada hasil jarak tempuh.
Untuk bisa seirit itu, Budi pun menceritakan triknya yang bisa Anda baca di rubrik Tips N Trik, "Cara Budi Menyetir Irit Mitsubishi Pajero Sport".
Untuk membuktikan ketangguhan Pajero Sport di medan off-road, peserta merasakan langsung dengan menaiki Pajero yang dikendarai oleh dua pereli nasional, Rifat Sungkar dan Subhan Aksa.
Trek test ride hanya berjarak 940 meter. Namun, di sana cukup banyak tikungan untuk menguji kestabilan, tenaga mesin, dan kenyamanan berkendara. Selain itu, kondisi jalan juga licin akibat disiram hujan pada malam sebelumnya.
Albert Hansen bersama istri dan anaknya, Jeferson, mengaku puas. Mobilnya dikemudikan oleh Rifat Sungkar. "Daya pacu mobil betul-betul bagus," sebut Albert. "Yang juga bagus, jelas pengemudinya," sambung sang istri.
Lain lagi pendapat dr Sudjarno W bersama istri Venny yang Pajeronya disetiri oleh Subhan. Meski cukup senang, dia mengaku ingin tantangan yang lebih. "Mestinya treknya yang lebih ekstrem lagi. Kalau segini aja, saya juga bisa. Lintasan ini ya cocoklah untuk keluarga," komentar dokter spesialis mata yang baru Desember tahun lalu membeli Pajero ini.
Pemenang lomba irit
1. Budi 1:15,503 km
2. Dr. RY Eko Hartranto 1:13,451 km
3. Bambang Dian 1:13,446 km