TANGERANG, KOMPAS.com - Pengambilan sumpah dan pelantikan 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tangerang Selatan, Selasa (30/3), di Graha Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) Serpong tanpa dihadiri oleh Gubernur Provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah, selaku pimpinan daerah.
Pelantikan juga tidak dilakukan Ketua Pengadilan Negeri Tangerang, Muhtadi Asnun, tetapi hanya diwakili oleh Wakil Ketua PN Tangerang, Sutanto.
"Gubernur Banten tidak hadir karena menerima kunjungan anggota DPR RI yang akan membahas rencana pembangunan JSS (Jembatan Selatan Sunda). Gubernur hanya diwakili oleh asistennya. Begitu juga dengan Ketua PN Tangerang tidak datang dan hanya diwakili oleh wakilnya," kata Sekretaris DPRD Tangerang Selatan, Rahmad Salam usai pengambilan sumpah dan pelantikan DPRD Pemkot Tangsel.
Meski tidak dihadiri oleh Gubernur dan Ketua PN Tangerang, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tangerang, Hasan Mustofi merasa puas karena pengambilan sumpah da pelantikan 45 anggota DPRD Tangsel sudah bisa berlangsung dengan lancar dan tanpa ada gangguan.
"Setelah dilantik, DPRD Tangsel harus secepat mungkin dan bekerja keras mempersiapkan pemilihan kepala daerah yang pelantikannya akan dilangsungkan akhir tahun ini. Secepat mungkin membuat Tata Tertib Anggota Dewan, memilih ketua dan wakil DPRD, membahas potensi daerah, dan mempersiapkan pemilihan kepala daerah," kata Hasan.