Andi Mallarangeng Galang Dukungan di Malang

Kompas.com - 30/03/2010, 21:51 WIB

MALANG, KOMPAS.com — Salah seorang kandidat Ketua Umum Partai Demokrat Andi Mallarangeng terus menggalang dukungan dengan mengumpulkan ketua dan pengurus partai itu yang ada di Jawa Timur bagian timur.

Andi yang juga Menpora itu mengatakan di Malang, Selasa (30/3/2010), dirinya sengaja mengumpulkan ketua dan pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat yang ada di Jatim wilayah timur untuk bersilaturahim dan menyerap aspirasi serta keinginan dari daerah.

"Setelah di Malang, besok atau lusa (Rabu-Kamis) saya juga menggelar silaturahmi dengan DPD dan DPC Dapil VII Jatim lainnya di Pacitan agar mereka tahu dan paham soal misi dan visi saya sebagai calon ketua umum," tegasnya.

Sampai sejauh ini, katanya, dukungan agar dirinya maju dalam bursa pemilihan ketua umum Partai Demokrat terus mengalir dari berbagai daerah.

Andi mengatakan, jika dirinya terpilih sebagai ketua umum di Kongres Partai Demokrat pada Mei mendatang, ia berupaya maksimal untuk membesarkan partai serta memodernisasi partai.

Pada pemilu lalu, katanya, Partai Demokrat hanya meraih 21 persen suara. Perolehan suara yang hanya 21 persen itu masih mudah diterpa badai politik sehingga masih harus dipacu untuk membesarkannya atau minimal mampu mendulang 30 persen suara.

Menyinggung "restu" dari Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi mengatakan, dirinya sudah bersama SBY selama enam tahun lebih sehingga tahu dan paham apa yang menjadi keinginan orang nomor satu di Indonesia itu.

Karena sudah paham dan tahu itu, lanjutnya, maka dirinya memutuskan untuk bersaing dengan kandidat lain dalam perebutan kursi ketua umum Partai Demokrat agar ada proses regenerasi di tubuh partai itu.

Mengenai tiga kandidat yang sama kuatnya dalam persaingan yang memperebutkan kursi ketua umum, Andi mengatakan, para kandidat tersebut semuanya adalah teman-teman seperjuangannya sehingga harus dirangkul. "Kami semua sudah menyatukan tekad secara bulat untuk bersama-sama membesarkan dan menambah kekuatan partai," tegasnya.

Selain Andi Mallarangeng, Marzuki Alie (Ketua DPR RI) dan Anas Urbaningrum (Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI) juga ikut bersaing untuk menduduki kursi Ketua Umum Partai Demokrat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau