Persipura Kurang Konsentrasi

Kompas.com - 30/03/2010, 22:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago, menilai lini belakang timnya kurang konsentrasi saat menghadapi Kashima Antlers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (30/3/2010). Menurut Jacksen, Persipura sama sekali tidak belajar dari kekalahan pada pertemuan pertama di Jepang.

Dalam pertandingan Selasa petang, lini belakang Persipura memang terlalu mudah ditembus barisan depan Kashima. Baru satu menit pertandingan berjalan, gawang tim "Mutiara Hitam" langsung bobol oleh tandukan Yosushi Endo.

"Kami kalah karena faktor konsentrasi. Semua gol terjadi karena lini belakang tidak disiplin. Kami mengulangi kesalahan yang sama seperti di Jepang (kalah 0-5)," kata Jacksen seusai pertandingan.

Satu hal yang membuat Jacksen kecewa adalah kegagalan lini belakangnya menghentikan kedua sayap Kashima. "Kami sudah tahu sejak di Jepang, kedua sayap Kashima begitu cepat. Namun, tetap saja lini belakang kami tak mampu menghentikannya," sesal pelatih asal Brasil tersebut.

Kekalahan ini memastikan kegagalan Persipura melangkah ke babak 16 besar. Secara keseluruhan, Boaz Salossa dan kawan-kawan mengalami empat kekalahan dari empat pertandingan dan belum mendapatkan satu poin pun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau